Rabu, 05 Oktober 2011
Ayo kirim cerpenmu sekarang ke alamat ini: lukasgentara@ipal.com
Kita Sering Kali Lupa dengan Penampilan Diri
Penampilan sering kali membuat lupa diri, padahal apa yang kita lihat berbeda dengan apa yang orang lain lihat. Seperti, saya merasa paling menarik dan necis dibandingkan dengan temen-temen lainnya, soalnya saya berpakaian sedikit rapi dari mereka, saya memakai jas hitam waktu itu, sambil berjalan menuju masjid untuk sembahyang berjamaah, sesekali ada senda gurau di jalan, eh tiba-tiba ada celetukan ini jas apa jubah, ha….ha….ha, temen-temen yang mendengarnya tertawa terbahak-bahak termasuk perempuan yang ada di sebelahku. Pasalnya jas yang ku kenakan kegedean.
Saya sempet berkecil hati, dalam sholatku, ya Allah aku ini orang yang diberi kekurangan dengan poster tubuh yang kecil dan tidak menarik dipandang, Ya Allah berikan aku kelebihan selain kekurang yang Engkau berikan, aku ingin membuktikan bahwa aku bisa walau dengan tubuh seperti ini.
Dan aku sadar, bahwa tidak ada makhluk yang paling sempurna segalanya, kecuali Nabi Muhammad sebagai manusia pilihan. Kita patut mencontoh sedikit kelebihan darinya. Semoga
Sabtu, 17 September 2011
Suasana Ramai saat Pengumuman Pemenang Perlombaan Cerpen dan Puisi
Bangga, terlihat pada wajah para pemenang perlombaan cerpen dan puisi yang digelar sejak tanggal (17/08) sampai dengan (17/11), dengan tema Ramadhan dan Idul Fitri, perlombaan dalam rangka mengasah minat menulis para santri ini sudah menjadi kegiatan rutin pon-pes Al-Mizan setiap menjelang libur panjang dan disesuaikan dengan tema liburnya, perlombaan ini digagas langsung oleh ketua Yayasan Al-Mizan M Zaenal Muhyidin yang juga sebagai Ustadz di pesantren. Menurutnya, Kegiatan ini digagas tidak lain untuk mengasah bakat para santri dalam menulis dan sebagai tugas liburan, agar libur santri menjadi sangat bermanfaat.
Malam itu Sabtu, (17/11) Ketua Pengurus Organisasi Santri (PORSI) mengumumkan langsung di hadapan para santri setelah para juara diputuskan oleh dewan juri, yang sesekali diiringi dengan tepuk tangan yang meriah saat satu persatu nama-nama para juara dibacakan. Para juara Perlombaan menulis Cerpen dan Puisi yang diikuti seluruh santri putri, di antaranya; Deti Rahmawati sebagai juara pertama dalam perlombaan Cerpen dengan judul Sebuah Pengungkapan, juara kedua diraih oleh Robiatul Adawiyah dengan judul Pinta dalam Diamku, dan Listia Nursalimah sebagai juara ketiga dengan judul Takut, Zulfah Umihani juara pertama lomba menulis Puisi dengan judul Reuni Kampung Idul Fitri 1432 H, Fitriawati sebagai juara kedua dengan judul Mutiara Fitrah, dan Ghina Fitriyah sebagai juara ketiga dengan judul Kembali Suci.
Minggu, 14 Agustus 2011
Baraka Allah
We’re here on this special day
Our hearts are full of pleasure
A day that brings the two of you
Close together
We’re gathered here to celebrate
A moment you’ll always treasure
We ask Allah to make your love
Last forever
Let’s raise our hands and make Du’a
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let’s all say, say, say
بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير
بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير
Baraka Allahu Lakuma wa Baraka alikuma
Wa jamaah baina kuma fee khair.
Barakallah hu lakuma wa baraka alikuma
Wa jamaah baina kuma fii khair.
From now you’ll share all your chores
Through heart-ship to support each other
Together worshipping Allah
Seeking His pleasure
We pray that He will fill your life
With happiness and blessings
And grants your kids who make your home
Filled with laughter
Let’s raise our hands and make Dua
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let’s all say, say, say
بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير
Baraka Allahu Lakuma wa Baraka alikuma
Wa jamaah baina kuma fee khair.
Barakallah hu lakuma wa baraka alikuma
Wa jamaah baina kuma fii khair.
بارك الله
بارك الله لكم ولنا
الله بارك لهما
الله أدم حبهما
الله صلّي وسلّم على رسول الله
الله تب علينا
الله ارض عنا
الله اهد خطانا
على سنة نبينا
Let’s raise our hands and make Du’a
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let’s all say, say, say
بارك الله لكما وبارك عليكما
Barakallahu Lakuma wa Baraka alikuma
Our hearts are full of pleasure
A day that brings the two of you
Close together
We’re gathered here to celebrate
A moment you’ll always treasure
We ask Allah to make your love
Last forever
Let’s raise our hands and make Du’a
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let’s all say, say, say
بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير
بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير
Baraka Allahu Lakuma wa Baraka alikuma
Wa jamaah baina kuma fee khair.
Barakallah hu lakuma wa baraka alikuma
Wa jamaah baina kuma fii khair.
From now you’ll share all your chores
Through heart-ship to support each other
Together worshipping Allah
Seeking His pleasure
We pray that He will fill your life
With happiness and blessings
And grants your kids who make your home
Filled with laughter
Let’s raise our hands and make Dua
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let’s all say, say, say
بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير
Baraka Allahu Lakuma wa Baraka alikuma
Wa jamaah baina kuma fee khair.
Barakallah hu lakuma wa baraka alikuma
Wa jamaah baina kuma fii khair.
بارك الله
بارك الله لكم ولنا
الله بارك لهما
الله أدم حبهما
الله صلّي وسلّم على رسول الله
الله تب علينا
الله ارض عنا
الله اهد خطانا
على سنة نبينا
Let’s raise our hands and make Du’a
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let’s all say, say, say
بارك الله لكما وبارك عليكما
Barakallahu Lakuma wa Baraka alikuma
Inspirasi Bisnis
Mimpi, itulah yang baru aku miliki saat ini, bingung dan harus bagaimana caranya menggapai mimpi itu menjadi kenyataan (Change My Dream). Hampir semua orang sukses berawal dari mimpinya yang dapat merubah khyalan menjadi kenyataan, di hampir setiap pebisnis, pengusaha sukses atau sukses di bidang apapun mereka selalu mengamini mimpinya agar menjadi kenyataan.
Aku heran dengan orang-orang yang sudah melambung sukses yang sudah mendapat royalti jutaan bahkan milyaran rupiah, dengan kegigihannya, mereka tak hiraukan duri atau batu yang menghadang, bahkan diloncatinya agar sampai pada tujuannya. Bagaimana denganku, mimpiku sudah bertumpuk tapi cara merubah mimipiku belum saya dapatkan.
Yakin dengan apa yang kita impikan, maka semuanya akan tercapai. Sudah banyak pengusaha-pengusaha yang sukses yang menjadi contoh bahkan diceritakan satu persatu dalam bentuk buku tentang kisahnya selama menjalankan bisnisnya dari nol. Inilah yang dapat menginspirasi saya untuk maju, maju dan terus maju.
Aku heran dengan orang-orang yang sudah melambung sukses yang sudah mendapat royalti jutaan bahkan milyaran rupiah, dengan kegigihannya, mereka tak hiraukan duri atau batu yang menghadang, bahkan diloncatinya agar sampai pada tujuannya. Bagaimana denganku, mimpiku sudah bertumpuk tapi cara merubah mimipiku belum saya dapatkan.
Yakin dengan apa yang kita impikan, maka semuanya akan tercapai. Sudah banyak pengusaha-pengusaha yang sukses yang menjadi contoh bahkan diceritakan satu persatu dalam bentuk buku tentang kisahnya selama menjalankan bisnisnya dari nol. Inilah yang dapat menginspirasi saya untuk maju, maju dan terus maju.
Sabtu, 16 April 2011
Bom Bunuh Diri: Berkali-kali Terjadi di Negeri Kita (Indonesia)
Kami sudah semakin resah dengan adanya terror bom dan bom bunuh diri yang terus menghantui negeri ini (Indonesia), ke mana sebanarnya hati nurani mereka?. Akan kah kejadian terror bom dan bom bunuh diri ini terus berlangsung setelah tragedy Bom Bali I pada tanggal 12 Oktober 2002, bom Hotel JW Marriott-Jakarta tanggal, 5 Agustus 2003, Bom Kuningan di depan Kedubes Australia 9 September 2004, Bom Bali II 1 Oktober 2005, Bom Mega Kuningan Hotel JW Marriott 17 Juli 2009, dan sekarang yang terjadi di Mapolres Kota Cirebon tanggal, 15 April 2011, dengan jumlah korban 1 tewas dan 27 orang lainnya luka-luka termasuk Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco?.Insiden bom bunuh diri yang terjadi di beberapa daerah tersebut, merupakan hal yang sangat keji di mata masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia umumnya. Lebih dari itu, masyarakat duni sudah mengecam bahwa ummat muslim lah dalang di balik kejadian yang berbau terror dan bom bunuh diri.
Apa sebenarnya maksud dari semua tragedy terror dan bom bunuh diri ? ada yang menyebutkan bahwa bom bunuh diri merupakan Jihad fii al-Sabilillah, alih-alih mendapatkan surga bagi yang melakukannya. Tanpa pandang bulu dan melihat siapa yang berada di dekatnya, padahal ummat muslim, anak-anak, perempuan, dan lansia yang berada di sekitarnya,yang dalam Islam mereka semua harus dilindungi. Entah apa jadinya negeri kita saat ini, belum tuntasnya satu kasus, muncul lagi kasus terbaru yang tak pernah kunjung selesai. Misalnya kasus korupsi, kasus perompak Somalia, dan kausus-kasus lainnya yang sedang menggerogoti tubuh Indonesia saat ini.
Terorisme merupakan tindakan yang tidak dibenarkan oleh syariat, karena membunuh satu orang sama saja mereka membunuh semua umat muslim di dunia. Selebihnya, mari kita bersama-sama mengkampanyekan sejak dini pada semua kalangan khususnya generasi muda akan bahanya terorisme dan menyiapkan generasi-generasi muda yang toleran. Yang menunjukkan pada dunia bahwa kita (orang Islam) bukan TERORIS! Tetapi seperti petuah yang saya kutip dari kalender para pecinta kedamaian: “Human Love Human, menolak kekerasan merawat kebebasan”. (why)
Jumat, 18 Februari 2011
SULUK MIZANI: MEMBANGUN KARAKTER SANTRI
Kita tahu, Indonesia merupakan bangsa terpadat ke-empat penduduknya di ranking dunia setelah Cina,India,dan Amerika mencapai 220 juta jiwa. Lebih dari itu, mayoritas penduduk Indonesia adalah beragama Islam. Seharusnya, Indonesia lebih maju jika dibandingkan dengan Negara-negara lainnya yang mayoritas penduduknya non muslim, mengapa demikian?, karena Islam merupakan ajaran yang lebih mengedepankan nilai-nilai universal, seperti: Kejujuran, keadilan dan toleransi, namun pada kenyataannya nilai-nilai luhur tersebut tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh kebanyakan umat muslim. Tidak salah jika saya gambarkan bangsa Indonesia saat ini mengalami penurunan kualitas moral bangsa. Mulai dari serang menyerang antar kelompok, intoleransi, lebih suka mementingkan diri sendiri, golongan atau parpol, sampai kepada kasus korupsi yang tidak kunjung selesai.
Suluk Mizani hadir sebagai pencerah kehidupan bangsa, menurut KH. Maman Imanulhaq, yang akrab disapa Kang Maman sebagai Inisiator adalah, Suluk Mizani sebuah metode yang akan menuntun para salik mempunyai karakter qurani dan memegang teguh nilai-nilai islami. Melalui Suluk Mizani ini diharapkan lahir pribadi-pribadi yang dapat diandalkan sebagai agen perubahan (agen of change) yang akan mensosialisasikan nilai nilai cinta kasih, persaudaraan, prinsip keadilan sosial, kemashlahatan dan kerahmatan semesta di tengah kehidupan berbangsa, bernegara serta dalam kehidupan global. Selain orientasi di atas, suluk juga merupakan kolaborasi antara pendidikan dengan permainan yang dapat menyegarkan jasmani dan rohani. Suluk yang berarti Jalan, kata ini kerap dipakai para ulama sufi (salik) untuk menempuh jalan menuju Ilahi.
Beberapa metode Suluk yang saya kutip pula dari Modul Suluk Mizani ialah; Pertama, metode normative. Dimana teks keagamaan, an-nushush ad-diniyyah, seperti Al-Quran, Al-Hadist dan Qaul Ulama jadi rujukan utama dalam menggali nilai-nilai islami yang akan menjadi energi atau motor penggerak transformasi untuk mewujudkan keadilan sosial. Kedua, metode historis. Yaitu menggali nilai-nilai islami secara induktif dari empiris sejarah Nabi, para sahabat, ulama, auliya dan guru-guru pesantren dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya perubahan struktur sosial ke arah kehidupan yang lebih adil, sadar untuk mengorganisasi diri, menyuarakan, dan berpartisipasi dalam proses pengambilan kebijakan public. Ketiga, metode reflektif. Hal ini dilakukan dengan cara menggali nilai-nilai islam dari beberapa sumber utama seperti yang dikemukakan di atas, dari deduktif ke induktif atau sebaliknya. Sekaligus mengidentifikasikannya dalam nilai ke al-mizanan sebagai makhzun an-nafsi yang bersifat material dan imaterial yang dikembangkan untuk melahirkan pemikiran yang progresif-transformatif dalam upaya membangun masyarakat.
Bebas Tapi Terbatas
Layaknya kegiatan kepramukaan, dalam Suluk Mizani terdapat pula yel-yel dan permainan-permainan yang membangun kepercayaan diri para santri/siswa, karena setiap ucapan dan gerakan yang diperagakan oleh para santri/siswa mengandung makna dan berorientasi pada pembangunan karakter (moral) qurani yang memegang teguh pada nilai-nilai Islami.
Kegiatan ini dimulai sejak fajar sodiq (fajar yang benar tampak) pukul (05.00), setelah menunaikan ibadah subuh, saat otot-otot para santri masih merekat dan syaraf pun belum tersalurkan secara menyeluruh pada bagian tubuh, diawali dengan stimulan membaca do’a pagi hari bersama-sama kemudian dilanjutkan dengan salam seimbang yang diiringi dengan tepukan tangan, berikut bunyinya: Bangkit…!, Al…Mi…zan, Al-Mizan… Seimbang…!.
Setelah itu, menyanyikan Mars Al-Mizan kemudian dilanjutkan dengan yel-yel yang setiap gerakan dan ucapannya memiliki makna tersendiri, salah satu contoh yel-yelnya ialah, “Menyatu di bumi meraih harapan langit, Al-Mizan! Go 2x Figth 2x Win 2x Al-Mizan…Yes!”, sangat sederhana sekali kalimatnya, namun jika ditafsiri kalimat di atas memiliki makna yang sangat dalam, yaitu; membumikan niat atau tujuan kita untuk mencapai cita-cita setinggi-tingginya. Kalimat di atas, cocok sekali untuk para santri/siswa agar terus bangkit dan bergairah dalam menyelami samudra ilmu pengetahuan.
Hal yang paling menarik menurut para santri adalah bebas tapi terbatas, sama halnya dengan serius tapi santai (sersan), metode inilah yang digunakan setiap kegiatan Suluk Mizani berlangsung. Meski kegiatan ini berlangsung seminggu sekali, namun para santri/siswa merasa terkesan dengan suguhan materi yang selalu dikombinasikan dengan permainan-permainan ala santri sendiri yang menyenangkan serta menghibur. Selain itu, Suluk juga dilaksanakan di pagi hari, menurut Ihsan Tandjung yang saya kutip dari situs http://www.eramuslim.com/suara-langit/ringan-berbobot/raih-keberkahan-di-pagi-hari.htm waktu pagi merupakan waktu istimewa. Ia selalu diasosiasikan sebagai simbol kegairahan, kesegaran dan semangat. Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW juga memberi perhatian kepada waktu pagi, berikut bunyinya:
Nabi shollallahu ’alaih wa sallam berdoa: “Ya Allah, berkahilah ummatku di pagi hari.” Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam biasa mengirim sariyyah atau pasukan perang di awal pagi dan Sakhru merupakan seorang pedagang, ia biasa mengantar kafilah dagangnya di awal pagi sehingga ia sejahtera dan hartanya bertambah.” (HR Abu Dawud 2239)
Membangun Karakter Santri
Strategi membangun karakter bangsa melalui Suluk Mizan baru dirasakan sebatas komunitas tertentu, yaitu para santri/siswa Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi-Majalengka. Harapan besarnya, ialah menyebar ke seluruh masyarakat Indonesia, sebagai metode pembelajaran yang tidak hanya mengukur keberhasilan santri/siswa dari segi tercapainya target akademis. Tetapi juga soal pembentukan karakter yang mencerminkan nilai-nilai luhur pada benak santri atau siswa.
Sedikit menoreh sejarah, santri sejak jaman penjajah tidak hanya berperan sebagai penuntut ilmu atau belajar agama saja, akan tetapi mereka memiliki kontribusi besar sebagai palopor perlawanan kaum orientalis dan imprealis barat yang bersama-sama para ulama mempertahankan Islam dan NKRI pada masa penjajahan Portugis dan Belanda, besarnya peran santri sebagai patriot bangsa, diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia khususnya dan masyarakat dunia umumnya, bahwa santri mampu membawa perubahan sebgaimana yang diharapkan inisiator dan masyarakat Indonesia, menjunjung tinggi nilai nilai cinta kasih, persaudaraan, prinsip keadilan sosial, kemashlahatan dan kerahmatan semesta di tengah kehidupan berbangsa, bernegara serta dalam kehidupan global.
Tak lepas dari kekurangan dan kelebihannya, setidaknya metode ini sebagai pengantar para santri/siswa menuju cita-cita bangsa dan para pendiri bangsa (founding fathers), ”Syubbanul Yaum Rijalul Ghad”. Selamat berlayar para santri mengarungi samudra ilmu pengetahuan.
Langganan:
Postingan (Atom)